Jumat, 26 Agustus 2016

Renungan

Saat diri berada dalam nikmat dan kesenangan dunia..
Kadang hati ini meninggi, Akal ini melupa..
Hingga tanpa sadar tiada syukur yang tercipta..
Bagai berjalan dibara api yang tak merasa
sakit..

Begitulah hati tat kala diselimuti kegelapan dan keangkuhan..
Terjerat.. Tersesat..
Membuat hati meringis diselingi gelisah tiada henti..
Ketenangan menjadi sesuatu yang sangat di rindukan oleh hati..
Maka dari itu, Syukuri lah atas apa yang di miliki..
Niscaya kan membawa hati pada ketenangan dan ketentraman..

Menginginkan Yang Baik, Dengan Cara Yang Baik

Wahai akhi..
Apakah engkau tahu ya akhi,
Seorang perempuan itu punyai hati yang halus..
Janganlah dekati dia jika hanya ingin basa-basi..
Jangan bilang cinta jika ingin pakaikan mahkota zina..
Karena engkau harus tau akhi,
Susah payah ayah bundanya menjaga dia dengan sepenuh jiwanya..
Jangan kotori dia dengan pacaran yang berbalut angkara murka sang Pencipta..
Jika inginkan dia..
Jika cintai dia..
Jika sayangi dia..
Halalkanlah dia, dengan datangi kedua orang tuanya..
Dan memohonlah restu kedua orangtuanya tuk menikahinya..
Kiranya itu lebih baik yang Insya Allah sang Penciptapun kan Meridhoinya..

Perbaiki Diri Lebih Baik



Janganlah pernah melihat seseorang hanya satu sisi..
Mungkin hari ini dia adalah yang susah dalam beribadah..
Esok lusa mungkin dia adalah yang ikhlas dalam beristiqomah..
Hari ini mungkin dia sosok yang kasar dan keras dalam berucap tanpa menjaga kata-kata yang terucap..
Esok lusa mungkin dia adalah sosok yang lembut dalam berucap dan menjaga setiap kata yang terucap..
Hari ini mungkin dia adalah sosok yang ingkar kepada ALLAH Ta’ala..
Esok lusa mungkin dia menjadi sosok yang ta’at dalam menjalankan printah-NYA..


Kita tidak pernah tahu, dan tidak akan tahu..
Tugas kita bukanlah menerka-nerka seseorang..
Tapi mengajak sesama ke jalan ALLAH dan saling mendo’akan ..
Agar setiap jejak langkah perbuatan..
Adalah sebuah kebaikan yang kan datangkan kebahagiaan..
Maka janganlah hina permulaan seseorang..
Karena kita tidak akan pernah tahu bagaimana pengakhirannya..

Sudah tahu itu hal yang di larang, tapi masih di lakukan..
Sudah tahu sering di kecewakan, tapi tetap di lanjutkan..
Sudah tahu sering di lukai, tapi masih saja di jalani..
Walaupun katanya tidak membawa kepada hal yang menjerumuskan..
Tapi nyatanya itu adalah awal dari kemaksiatan..
Jika memang sudah mampu maka halalkan..
Jika belum mampu lebih baik do'akan dan perbaiki diri dalam ketaatan..
bukan maksud diri ini tuk menggurui..
bukan maksud hati ini tuk menjadi insan yang sok suci..
bukan pula ingin menunjukan kemunafikan dalam diri..
karena diri ini hanya ingin mengajak dan mengingatkan..
untuk mampu menjaga diri dari perkara yang di murkai..
dan semoga kita bisa belajar untuk baik dalam menempatkan..
atas apa yang di larang dan atas apa yang di perintahkan..

PERMULAAN INDAH AWAL TIPU DAYA SETAN

Pada permulaan semua terasa indah, tak bercela, menyenangkan tanpa duka..
Berjanji setia, tanpa akan buat kecewa apa lagi menggoreskan luka..
Dengan kata-kata indah penuh romansa buat dunia seakan milik berdua..
Sadarilah segalanya adalah kesalahan yang dapat merusak dan mengotori fitrah cinta yang semestinya..

Karena itu lah awal dari tipu daya setan yang menyesatkan..
Hingga buat diri seakan terlena akan apa yang harusnya ditinggalkan..
Dan lupa bahwa itu adalah sebuah larangan yang di haramkan..
Memang mulanya selalu lapang dan tanpa ragu..
Hingga pada akhirnya akal dan pikiranpun terambil alih oleh nafsu..

Dari itu sebuah pilihan atas segala sesuatunya ada pada diri kita sendiri..
Kemuliaan kah..?
Ataukah penyesalan?

NIKMAT MANA LAGI YANG DI DUSTAKAN??



Nikmat manakah yang kita dustakan..?
Kala bahagia menyapa dengan bejuta kegembiraan..
Tak jarang dari kita larut dalam kebahagian dengan cara yang berlebihan..
Hingga tiada syukur yang terucapkan..
Dan akhirnya Allah pun di duakan..

Nikmat manakah yang kita dustakan..?
Kala derita menyayat hati penuh kelukaan..
Hingga kewajiban menjadi terabaikan..
Hanya keluh, kesah, yang engkau pertanyakan..
Bagaikan hidup di dunia adalah sebuah kesalahan..
Hingga yang terlintas dalam pikiran..
Menjadikan Allah lah yang di persalahkan..

Dimanakah rasa syukur..?
Di saat bahagia yang terasa..
Mata seakan di butakan oleh dunia..
Di saat derita yang tercipta..
Hati seakan tertutup oleh kekecewaan pada sang pencipta..

Ketahuilah, di saat bahagia ataupun derita..
Itu adalah sebuah anugerah yang di titipkan-NYA..
Maka syukurilah setiap proses yang tercipta..
Jadilah pribadi yang senantiasa pandai mensyukuri..
Di setiap jengkal kehidupan yang di jalani..

UKHTY, ENGKAU MAKHLUK PENUH KEMULIAAN



Ukhty,

Sesungguhnya kau di ciptakan dengan segala keistimewaan..
Hingga dalam Islam pun kau di jadikan makhluk penuh dengan kemuliaan..
Namun mengapa kau jadikan kemuliaan sebagai pengekangan..
Dan apa yang di perintahkan kau anggap sebagai ketidakbebasan..

Ketahuilah..

Islam mengajarkan untuk menutup aurat tidak lain adalah untuk menjaga kemuliaan..
Menghindarimu dari tatapan yang mampu menjerumuskan..
Melindungimu dari pandangan yang berujung pada kemaksiatan..
Menjagamu dari prilaku yang bisa merusak kehormatan..

Janganlah bangga pada kecantikan yang kau tampakan..
Janganlah bangga ketika kecantiaknmu menuai banyak pujian..
Janganlah bangga ketika kecantikanmu menjadikannya pusat dari pandangan..

Hakikatnya engkau adalah makhluk yang penuh kemuliaan..
Maka jagalah semua itu dengan apa yang di perintahkan..
Sehingga apa yang kau lakukan berujung pada keridhoan..